Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan makna denotatif dan makna konotatif dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana diksi digunakan untuk membangun narasi pendakian yang tidak hanya informatif tetapi juga emosional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis baca dan catat. Sumber data utama adalah teks dalam novel 3726 MDPL, sedangkan data penelitian berupa kata atau frasa yang mengandung makna denotatif dan konotatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotatif lebih dominan digunakan sebagai instrumen estetika untuk membangun kedalaman rasa, dimensi psikologis, dan atmosfer emosional tokoh. Sementara itu, makna denotatif berfungsi sebagai fondasi dasar dalam mendeskripsikan latar tempat dan aktivitas fisik secara objektif. Peneliti membatasi data denotatif karena adanya kecenderungan repetisi diksi di sepanjang narasi. Secara keseluruhan, perpaduan kedua makna tersebut berhasil menciptakan narasi yang estetis dan mampu membangkitkan resonansi emosional bagi pembaca.
Copyrights © 2026