Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemetaan kelas dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMP Nusantara Kota Sorong. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian hasil belajar siswa kelas VIII yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 80,00 dengan rata-rata nilai tengah semester hanya 74,5. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Nonequivalent Control Group, melibatkan dua kelas VIII sebagai kelompok eksperimen (n=32, menerapkan pemetaan kelas dan gaya belajar) dan kelompok kontrol (n=32, metode konvensional). Instrumen penelitian mencakup soal uraian untuk aspek Kognitif serta lembar penilaian berbasis skala Likert untuk aspek Afektif dan Psikomotorik. Analisis data dilakukan menggunakan Independent Sample T-Test dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemetaan kelas dan gaya belajar secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa: aspek Kognitif meningkat 274,8% (rata-rata posttest eksperimen 27,117 vs kontrol 21,352; t=2,954, sig=0,006<0,05), aspek Afektif meningkat 54,78% (rata-rata posttest 18,117 vs 14,647; t=5,915, sig=0,000<0,05), dan aspek Psikomotorik meningkat 27,28% (rata-rata posttest 11,529 vs 10,529; t=5,667, sig=0,000<0,05). Uji N-Gain menunjukkan efektivitas tinggi pada kelas eksperimen untuk Kognitif (79,70%), Afektif (79,37%), dan Psikomotorik (88,23%). Kesimpulannya, pemetaan kelas dan gaya belajar terbukti efektif meningkatkan hasil belajar PAK secara holistik.
Copyrights © 2026