Artikel ini mendeskripsikan strategi integratif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan pembinaan karakter siswa melalui kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SD Negeri 93 Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif karena tulisan ini berfokus pada proses pembelajaran dan kegiatan sekolah, bukan pada pengukuran statistik. Data diperoleh melalui observasi kelas, dokumentasi foto, catatan lapangan, serta pengalaman mahasiswa PLP ketika mendampingi guru dan siswa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa cooperative learning memberi ruang bagi siswa untuk berinteraksi, membaca bersama, berbagi peran, dan saling membantu dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Media audiovisual dan media pembelajaran kreatif, seperti proyektor, gambar, video, Canva, Wordwall, bahan bacaan, dan media sederhana di kelas, membantu siswa memahami materi secara lebih konkret serta meningkatkan keterlibatan belajar. Konseling individu dan pembinaan karakter berperan dalam mencegah serta menangani bullying melalui pendampingan pribadi, kerahasiaan, dan pembiasaan yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini adalah perlunya perencanaan PLP yang mengintegrasikan strategi pembelajaran, pengembangan media, dan pembinaan karakter agar mahasiswa calon guru lebih siap menghadapi dinamika kelas sekolah dasar.
Copyrights © 2026