Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan di era antroposen ini. Green Technopreneurship hadir sebagai paradigma strategis yang mengintegrasikan inovasi teknologi, semangat kewirausahaan, dan tanggung jawab ekologis sebagai jawaban atas tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara komprehensif peluang dan tantangan Green Technopreneurship di Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap literatur lima tahun terakhir (2021–2026). Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang yang sangat besar, didukung oleh kelimpahan energi terbarukan, akselerasi transformasi digital, pergeseran perilaku konsumen milenial dan Gen Z ke arah gaya hidup berkelanjutan, serta berkembangnya green financing dan regulasi pemerintah yang semakin kondusif. Namun demikian, ekosistem ini masih menghadapi tantangan struktural yang signifikan, meliputi tingginya biaya adopsi teknologi hijau, kesenjangan kompetensi sumber daya manusia, ketimpangan infrastruktur digital antar wilayah, ketidakpastian regulasi, serta lemahnya transfer pengetahuan dari riset akademis ke implementasi industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Green Technopreneurship yang berkelanjutan di Indonesia memerlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri dalam membangun ekosistem inovasi hijau yang inklusif dan berdaya saing. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan arah pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.
Copyrights © 2026