Penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Peserta didik sekolah dasar cenderung menyukai pembelajaran yang melibatkan aktivitas, interaksi, dan permainan. Namun, penggunaan media pembelajaran yang mengakomodasi karakteristik tersebut pada materi perkembangbiakan tumbuhan masih terbatas sehingga keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media MONOPERTUM (Monopoli Perkembangbiakan Tumbuhan) serta mengetahui tingkat kevalidan, keefektifan, dan kemenarikannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas IV SDN Durbuk 2 Pamekasan. Data diperoleh melalui lembar validasi ahli, observasi aktivitas guru dan peserta didik, tes hasil belajar, serta angket respons guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MONOPERTUM memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media 92,64%, ahli materi 90%, dan ahli desain pembelajaran 94,23%. Media ini juga sangat efektif berdasarkan hasil observasi aktivitas guru 95,83% dan aktivitas peserta didik 92,66%. Hasil belajar peserta didik meningkat dari ketuntasan 20% menjadi 100%, dengan tingkat efektivitas pembelajaran sebesar 78% dalam kategori efektif. Selain itu, media memperoleh respon sangat menarik dari guru 98% dan peserta didik 95,64%. Berdasarkan hasil tersebut, media MONOPERTUM dinyatakan valid, efektif, dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas IV sekolah dasar.
Copyrights © 2026