Maraknya kasus kejahatan siber berupa phishing digital masih menjadi ancaman serius dalam keamanan informasi di Indonesia, salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital dan kurangnya kewaspadaan masyarakat usia produktif (20–50 tahun) dalam menjaga kerahasiaan data pribadi digital. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan media informasi berbasis audio visual berbentuk Iklan Layanan Masyarakat (ILM) sebagai sarana edukatif bagi masyarakat dewasa guna mencegah penipuan digital dan melindungi privasi data digital. Metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi pendekatan kualitatif melalui observasi daring terhadap pola penyebaran serangan siber serta wawancara mendalam dengan pihak Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Padang Panjang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa celah psikologis seperti kondisi kelengahan saat bekerja, manipulasi identitas, serta minimnya verifikasi terhadap tautan maupun file aplikasi berbahaya (APK) menjadi faktor utama tingginya kerentanan korban. Media informasi ini dirancang dalam bentuk video edukasi dengan pendekatan naratif realistik, penggunaan gaya visual antarmuka digital (user interface), serta rekonstruksi adegan nyata sehari-hari agar lebih persuasif. Hasil perancangan menunjukkan bahwa media audio visual ini berpotensi efektif menjadi sarana pendukung edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman phishing.
Copyrights © 2026