Rendahnya kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan mendasar yang perlu segera diatasi melalui inovasi pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas VIII-F SMP Negeri 8 Kota Malang melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengadopsi model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII-F. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan kognitif, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif yang signifikan pada setiap tahap. Pada prasiklus, nilai rata-rata siswa hanya mencapai 65 dengan ketuntasan klasikal 46,88%. Setelah pelaksanaan Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 74 dengan ketuntasan 68,75%. Pada Siklus II, nilai rata-rata kembali meningkat menjadi 84 dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,50%, yang telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80%. Disimpulkan bahwa penerapan model Problem-Based Learning secara sistematis dan terstruktur terbukti efektif meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Copyrights © 2026