Kemampuan dribbling merupakan salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan futsal karena berfungsi untuk mempertahankan penguasaan bola, melewati lawan, dan membangun serangan. Namun, berdasarkan hasil observasi pada siswa ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 2 Sungai Keruh, kemampuan dribbling siswa masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari kurang baiknya kontrol bola, lambatnya perubahan arah, serta kecepatan dribbling yang belum stabil. Oleh karena itu, diperlukan metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan dribbling siswa, salah satunya melalui latihan circuit training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap kemampuan dribbling futsal pada siswa ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 2 Sungai Keruh. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro wilk dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata (mean) pretest sebesar 15,23 detik meningkat menjadi 13,88 detik pada posttest. Nilai signifikansi uji normalitas pada pretest sebesar 0,534 dan posttest sebesar 0,189, sehingga data berdistribusi normal karena lebih besar dari 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung > ttabel ( 80,828 > 1,699 ) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan circuit training berpengaruh signifikan terhadap kemampuan dribbling futsal pada siswa ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 2 Sungai Keruh.
Copyrights © 2026