Anak usia dini tumbuh di era digital yang ditandai dengan tingginya intensitas penggunaan gawai dan media visual. Namun, media pembelajaran di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih didominasi oleh buku cetak, sehingga pengenalan budaya lokal belum tersaji secara menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan majalah elektronik berbasis kearifan lokal Kota Palembang sebagai media pembelajaran untuk anak kelompok B usia 5–6 tahun. Materi yang disajikan mencakup berbagai unsur budaya Palembang, seperti pempek, rumah adat limas, pakaian adat, dan tarian Gending Sriwijaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di RA Perwanida 4 Palembang. Kelayakan produk diuji melalui validasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisan produk diukur melalui uji coba terbatas yang melibatkan tiga orang guru. Hasil validasi menunjukkan bahwa majalah elektronik yang dikembangkan memperoleh persentase 100% dari ahli materi, 95% dari ahli media, dan 100% dari ahli bahasa, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 98% yang termasuk kategori sangat valid. Selain itu, hasil uji kepraktisan memperoleh rata-rata persentase 94% dengan kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa majalah elektronik berbasis kearifan lokal Kota Palembang memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan budaya lokal kepada anak usia dini.
Copyrights © 2026