Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan salah satu faktor strategis dalam menjamin keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan serta peningkatan mutu guru, khususnya pada sekolah swasta berbasis Islam terpadu. Ketidaksesuaian antara kebutuhan pengembangan guru dan alokasi pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pembiayaan pendidikan melalui sinergi pemerintah dan yayasan dalam mendukung kinerja guru di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Harapan Bunda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Bendahara, dan perwakilan guru, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen RKAS, Rencana Kerja Tahunan (RKT), dan laporan pertanggungjawaban keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi pembiayaan antara pemerintah melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dukungan pembiayaan yayasan mampu mendukung keberlangsungan operasional sekolah sekaligus meningkatkan kesejahteraan, kompetensi, dan motivasi guru melalui penyediaan pelatihan berkelanjutan, sistem kompensasi, serta fasilitas pembelajaran. Pengelolaan pembiayaan yang dilakukan secara terencana, transparan, dan akuntabel berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru dan mutu layanan pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi pemerintah dan yayasan merupakan strategi penting dalam mewujudkan pengelolaan pembiayaan pendidikan yang berkelanjutan pada sekolah swasta.
Copyrights © 2026