Kebugaran jasmani penting bagi siswa sekolah menengah pertama karena mendukung kesehatan, kesiapan belajar, dan kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan ekstrakurikuler futsal serta perannya dalam mendukung kebugaran jasmani siswa SMPN 1 Golewa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Informan berjumlah 15 orang, terdiri atas 12 siswa, satu pelatih, satu guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, serta kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan ekstrakurikuler futsal mendukung peningkatan daya tahan fisik, motivasi berlatih, kedisiplinan, dan keterlibatan siswa dalam aktivitas fisik. Keberhasilan program didukung oleh peran pelatih dalam memberikan arahan, motivasi, evaluasi, dan edukasi pola hidup sehat, serta fasilitas sekolah yang memadai. Pendampingan terstruktur dapat menjadi upaya sekolah dalam mendukung kebugaran jasmani siswa, meskipun peningkatannya belum diukur secara kuantitatif melalui tes kebugaran sebelum dan sesudah program.
Copyrights © 2026