Kondisi literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara lain, salah satunya disebabkan keterbatasan bahan ajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan literasi sains siswa melalui penerapan E-LKPD berbasis deep learning pada materi gangguan sistem reproduksi manusia ditinjau dari gender. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan True Experimental Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Indramayu, dengan sampel kelas XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 6 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan literasi sains yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (Sig. = 0,001 0,05). Namun, tidak terdapat perbedaan literasi sains berdasarkan gender (Sig. = 0,904 0,05) maupun interaksi antara kelas dan gender (Sig. = 0,809 0,05). Respon siswa terhadap E-LKPD berbasis deep learning tergolong positif karena media dinilai menarik, praktis, dan mendukung pembelajaran.
Copyrights © 2026