Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Busy Book berbasis kearifan lokal Semarang sebagai saran pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan peserta didik kelas II sekolah dasar, serta mengidentifikasi tingkat kelayakan dan efektivitas media yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Decelopment (R&D) mengacu pada tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation pada model ADDIE. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kualitas produk dan dampak penggunaan media busy book dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Busy Book berbasis kearifan lokal Semarang yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, hal ini dibuktikan melalui hasil validasi ahli media dan materi dengan persentase masing-masing sebesar 96% dan 94,6%. Selain itu, implementasi media busy book dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan. Hal ini dibuktikan melalui uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dengan nilai posttest. Hasil uji N-Gain menunjukkan adanya peningkatan sebesar 71,33% yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal Semarang dalam media pembelajaran interaktif tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis permulaan secara signifikan, tetapi juga memperkuat pengembangan media pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan pengalaman belajar peserta didik sekolah dasar.
Copyrights © 2026