Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program hafalan hadis, mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis tingkat internalisasi nilai-nilai Islam pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan jenis explanatory untuk mengevaluasi program sekolah menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui angket kepada 74 orang tua, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru agama, dan guru kelas, serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program hafalan hadis dilaksanakan secara rutin setiap hari bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 melalui metode talaqqi dan murojaah kolektif sebagai bagian dari pendidikan karakter untuk merespons kekhawatiran terhadap penurunan moral siswa. Sepuluh hadis yang dihafalkan berfokus pada tema kehidupan sehari-hari seperti adab makan, menuntut ilmu, kebersihan, belajar Al-Qur’an, senyum, dan larangan marah. Nilai-nilai yang terinternalisasi meliputi aqidah, ibadah, akhlak, sosial, etos belajar, dan pengendalian diri. Hasil angket menunjukkan tingkat internalisasi berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan rentang skor 67–103. Namun, proses transinternalisasi masih menghadapi tantangan berupa penggunaan gadget dan pengaruh media sosial di luar sekolah.
Copyrights © 2026