Publikasi Pendidikan
Vol 16, No 2 (2026)

Kurikulum Pendidikan Agama Islam Menurut Imam Al-Ghazali

Devi Oktavia (Unknown)
Mohamad Ali (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2026

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berfokus pada mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak dan menyucikan jiwa (tazkiyat al-nafs). Pemikiran Imam Al-Ghazali menekankan integrasi ilmu, amal, dan nilai spiritual sebagai fondasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka deskriptif-analitis dengan menganalisis literatur klasik Al-Ghazali dan kajian kontemporer terkait pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum PAI harus menyeimbangkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual peserta didik. Penyusunan materi disesuaikan dengan klasifikasi ilmu fardhu ‘ain dan fardhu kifayah untuk mendukung tanggung jawab individu dan kebutuhan sosial. Strategi pembelajaran ideal menggabungkan teori dengan praktik, refleksi diri, dan proyek keagamaan, dengan guru berperan sebagai murabbi yang menjadi teladan spiritual. Evaluasi pendidikan dilakukan secara holistik, meliputi observasi perilaku, praktik ibadah, portofolio, dan refleksi peserta didik. Pendekatan ini membentuk peserta didik menjadi insan kamil yang seimbang secara intelektual, moral, dan spiritual. Kurikulum berbasis prinsip Al-Ghazali relevan untuk pendidikan kontemporer yang berorientasi pada pengembangan manusia secara utuh. Dengan demikian, integrasi ilmu, amal, dan akhlak menjadi kunci dalam perancangan kurikulum PAI modern.Kata kunci: kurikulum PAI, Al-Ghazali, tazkiyat al-nafs, fardhu ‘ain, fardhu kifayah

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pubpend

Publisher

Subject

Education

Description

Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of ...