Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis vermikompos dan fungi mikoriza arbuskular (FMA) serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays L. saccharata Sturt). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa, Provinsi Aceh, pada bulan April sampai Agustus 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis vermikompos yang terdiri dari empat taraf, yaitu V0 (0 kg/plot), V1 (0,715 kg/plot), V2 (1,485 kg/plot), dan V3 (2,255 kg/plot). Faktor kedua adalah dosis mikoriza yang terdiri dari empat taraf, yaitu M0 (0 g/tanaman), M1 (20 g/tanaman), M2 (30 g/tanaman), dan M3 (40 g/tanaman). Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang tiga kali sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol berkelobot, diameter tongkol tanpa kelobot, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis vermikompos berpengaruh sangat nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil jagung manis, sedangkan FMA berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar. Interaksi antara vermikompos dan FMA berpengaruh nyata hingga sangat nyata pada beberapa parameter pertumbuhan dan hasil, terutama tinggi tanaman umur 30 HST, jumlah daun umur 45 HST, diameter batang umur 30 dan 45 HST, bobot tongkol berkelobot, serta bobot tongkol tanpa kelobot. Hal ini menunjukkan bahwa respons tanaman terhadap kombinasi vermikompos dan FMA berbeda-beda pada setiap parameter yang diamati.
Copyrights © 2026