Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aplikasi Jenis Dan Dosis Kompos Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Nuranjani, Febby; Iswahyudi, Iswahyudi; Ridha, Risky
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21192

Abstract

Tomat masih memerlukan perbaikan teknik budidaya terutama dalam hal peningkatan pertumbuhan dan produksi. Produktivitas tanaman tomat di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan teknik pengolahan, pemupukan, dan mutu benih yang rendah. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu jenis kompos limbah ampas tahu, kompos limbah ampas tempe, kompos limbah sampah kota, dan dosis kompos 25 ton/ha, 30 ton/ha, 35 ton/ha. Terdapat 9 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 27 satuan percobaan (plot). Data dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (uji F) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan dosis kompos organik berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah buah per tanaman. Berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun umur 50 HST, berat buah per tanaman, dan jumlah buah per tanaman. Hasil pengamatan terbaik diperoleh pada pemberian kombinasi kompos limbah ampas tahu dan limbah ampas tempe dengan dosis 30 ton/ha.
Pembuatan Palm Zuiker (Gula Semut) Standar Ekspor Di Kecamatan Rantau Aceh Tamiang Hanisah, Hanisah; Ridha, Risky; Saputra, Iwan; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Anzitha, Silvia; Juanda, Boy Riza; Gustiana, Cut; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8zxqsb39

Abstract

Gula semut dibuat dari nira pohon aren dan merupakan gula merah versi bubuk yang akrab disebut gula merah kristal. Disebut gula semut karena bentuknya mirip rumah semut yang bersarang di tanah. Pohon ini termasuk dalam jenis tumbuhan palmae (Palm Sugar atau Palm Zuiker). Gula semut menjadi makin popular di dunia, terutama negara-negara maju seperti Eropa dan Jepang. Pengolahan usaha rumah tangga gula aren sudah lama dilaksanakan di Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang. Motode pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan melalui beberapa tahapan meliputi: 1) Survey persiapan, 2) Pelaksanaan pelatihan (sosialisasi, demontrasi dan pemberian alat kepada mitra), 3) Monitoring dan evaluasi untuk mengetahui keberlanjutan program. Tujuan PKM yang akan dilaksanakan adalah melatih pengrajin gula aren memproduksi alternatif produk gula aren tidak hanya dalam bentuk gula merah tetapi juga menjadi gula semut (remah). Terdapat fenomena pengunjung kafe dan warung kopi terutama penikmat minuman kopi di Aceh, sudah mulai bergeser dari pemanis gula pasir tebu menjadi gula aren. Peluang pasar terbuka lebar disebabkan gula semut yang diproduksi dengan kualitas baik dalam kemasan sachet serta botolan. Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengrajin sehingga dapat memproduksi gula semut dengan kualitas baik, pengemasan yang modern hingga kepemasaran yang efisien serta memperoleh keuntungan yang layak
Implementation of Server Up-Scaling to Improve the Performance and Reliability of the ZIS Information System Azzahari, Muhammad; Safriadi, Safriadi; Putra, Arwin; Ridha, Risky; Rozaliana, Rozaliana
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 5, No 4 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v5i4.8725

Abstract

The management of zakat, infaq, and shadaqah (ZIS) using information systems requires reliable server infrastructure to ensure system performance and service availability. The ZIS Information System experienced performance degradation and service instability due to increasing user access and system activities. This study aims to implement server up-scaling to improve the performance and reliability of the ZIS Information System. The research method employed is Research and Development (RD) using a prototyping approach. Server up-scaling was implemented by increasing server resource capacity, including memory and processor, without modifying the existing system architecture. System testing was conducted using black box testing to verify functional correctness, along with performance testing based on response time and system downtime before and after up-scaling. The results show that server up-scaling significantly reduces response time and eliminates system downtime during the testing period. Therefore, server up-scaling is proven to be an effective approach for improving the performance and reliability of web-based ZIS information systems.
Aplikasi Dosis Vermikompos dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) Saputra, Iwan; Marnita, Yenni; Ridha, Risky; Berutu, Sahat Heryanto
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 9, No 1 (2026): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 9 Nomor 1 Agustus 2026
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatl.9.1.2026.26246.70-81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis vermikompos dan fungi mikoriza arbuskular (FMA) serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays L. saccharata Sturt). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa, Provinsi Aceh, pada bulan April sampai Agustus 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis vermikompos yang terdiri dari empat taraf, yaitu V0 (0 kg/plot), V1 (0,715 kg/plot), V2 (1,485 kg/plot), dan V3 (2,255 kg/plot). Faktor kedua adalah dosis mikoriza yang terdiri dari empat taraf, yaitu M0 (0 g/tanaman), M1 (20 g/tanaman), M2 (30 g/tanaman), dan M3 (40 g/tanaman). Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang tiga kali sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol berkelobot, diameter tongkol tanpa kelobot, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis vermikompos berpengaruh sangat nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil jagung manis, sedangkan FMA berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar. Interaksi antara vermikompos dan FMA berpengaruh nyata hingga sangat nyata pada beberapa parameter pertumbuhan dan hasil, terutama tinggi tanaman umur 30 HST, jumlah daun umur 45 HST, diameter batang umur 30 dan 45 HST, bobot tongkol berkelobot, serta bobot tongkol tanpa kelobot. Hal ini menunjukkan bahwa respons tanaman terhadap kombinasi vermikompos dan FMA berbeda-beda pada setiap parameter yang diamati.