Pia atau bakpia merupakan produk olahan pangan berisi kacang hijau yang memiliki umur simpan relatif singkat sehingga pemilihan jenis kemasan penting dalam mempertahankan mutunya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis kemasan terhadap penerimaan organoleptik pia UMKM Pia Sekar, Tunjungsekar, Malang, selama 10 hari penyimpanan serta menentukan kemasan yang paling efektif. Empat jenis kemasan diujikan, yaitu dus karton, wadah plastik kaku transparan, besek anyaman bambu, serta kemasan standar UMKM berupa dus yang dipadukan dengan kantong plastik oriented polypropylene (OPP). Warna, aroma, rasa, dan tekstur dinilai oleh 15 panelis tidak terlatih menggunakan skala hedonik 1–4 pada hari ke-1, ke-5, dan ke-10, kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) satu arah pada taraf 5%. Jenis kemasan berpengaruh nyata terhadap rasa dan tekstur pada hari ke-1 serta aroma dan tekstur pada hari ke-5, sedangkan warna tidak berbeda nyata selama penyimpanan. Wadah plastik kaku dan dus–OPP mempertahankan karakteristik sensori yang masih dapat diterima hingga hari ke-10, sedangkan besek hanya sesuai untuk penyimpanan singkat karena produk mengering dan menyerap aroma bambu. Hasil ini menggambarkan penerimaan sensori dan belum merupakan validasi umur simpan secara mikrobiologis.
Copyrights © 2026