Abstract. Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran bahasa membuka peluang baru dalam meningkatkan keterampilan menulis, khususnya melalui pemberian umpan balik otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI sebagai pemberi umpan balik dalam pembelajaran menulis bahasa Jerman sebagai bahasa asing (Deutsch als Fremdsprache/DaF). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif induktif terhadap artikel jurnal peer-reviewed yang dipublikasikan pada tahun 2025–2026 dan diperoleh dari basis data ERIC, Google Scholar, dan ScienceDirect. Analisis dilakukan dengan identifikasi, penyaringan, dan ekstraksi data tematik dari artikel-artikel yang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI, seperti ChatGPT dan DeepSeek, mampu memberikan umpan balik yang cepat, personal, dan mencakup berbagai aspek penulisan, termasuk tata bahasa, kosakata, struktur, koherensi, dan pengembangan isi. Penggunaan AI juga berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian belajar, motivasi, serta kemampuan reflektif peserta didik. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada literasi digital pengguna, khususnya keterampilan menyusun prompt dan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, AI memiliki keterbatasan, seperti umpan balik yang bersifat umum, kurang sensitif terhadap konteks budaya, serta potensi bias dan kesalahan informasi. Oleh karena itu, AI perlu diposisikan sebagai alat pendukung dalam pembelajaran dengan integrasi pedagogis yang tepat, penguatan literasi AI, serta penerapan pedoman etis untuk memaksimalkan manfaatnya dalam pembelajaran menulis bahasa Jerman. Keywords: Artificial Intelligence, umpan balik, keterampilan menulis, bahasa Jerman (DaF), ChatGPT, literature review
Copyrights © 2026