Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Verb Conjugation in Different Languages: A Preliminary Study in Developing German Grammar Book Based Contrastive Analysis Mantasiah R; Yusri Yusri; Arlian Fachrul Syaputra; Femmy Angreany; Hasmawati Hasmawati
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol 4, No 2 (2020): ERALINGUA
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/eralingua.v4i2.13121

Abstract

The purpose of this study was to investigate the verb conjugation process of German, Bahasa, and English. This study used a contrastive analysis which is one of approaches in applied linguistics. Data consisted of words and sentences in German, Bahasa, and English, and were analyzed descriptively. This article is a preliminary study which aims to do need analysis in developing German grammar book based contrastive analysis approach. Finding shows that there are 4 factors causing verb of a sentence should be conjugated: 1) Verb Conjugation Adjusted with Person as Subject,  2) Verb Conjugation Adjusted with active-passive voice sentence, 3) Verb Conjugation Adjusted with tenses of sentence, 4) Verb Conjugation Adjusted with quantifier factor of sentence subject.
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD DALAM KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 9 MAKASSAR Femmy Angreany; Syukur Saud
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol 1, No 2 (2017): Eralingua
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.451 KB) | DOI: 10.26858/eralingua.v1i2.4410

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memeroleh data dan informasi tentang keefektifan media Flashcard dalam keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerman. Penelitian ini adalah penelitian Quasi-eksperimen. Pengumpulan data melalui tes keterampilan menulis karangan sederhana. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Makassar yang terdiri dari 2 kelas yang hanya belajar bahasa Jerman yang berjumlah 70 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Jumlah sampel 70 siswa, dan semua siswa tersebut dijadikan partisipan dimana dibagi menjadi 2 kelas yakni kelas kontrol dan eksperimen. Data dianalisis  menggunakan analisis Uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa th 6,17 > tt 1,998 pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Flashcard efektif digunakan dalam keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerman siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Makassar
Assessing Mistake Potential in Writing German Passive Sentences (An Approach of Language Error Analysis) Mantasiah R.; Yusri Yusri; Arlian Fachrul Syaputra; Femmy Angreany; Hasmawati Hasmawati; Muhammad Anwar
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.425 KB)

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to identify the types of errors experienced by students in writing German language passivation. The study uses a qualitative approach, especially the language error analysis approach. The data in this study are in the form of the writings of German students. The results showed that there were 4 types of errors experienced by students: 1) werden conjugation was wrong, 2) did not use Partizip Perfekt, 3) errors in the process of declination of articles, 4) errors in writing subjects or objects. One of the mistakes caused by one of them is the interference of the Indonesian language in learning German. Keywords: Passive Voice, Interference, Error Analysis, German Language.
IMPROVING GERMAN NARRATIVE TEXT WRITING SKILLS WITH THE HELP OF SERIALIZED IMAGES WITH THE THINK TALK WRITE LEARNING MODEL Misnah Mannahali; Alamsyah; Femmy Angreany
Curricula: Journal of Teaching and Learning Vol. 9 No. 1 (2024): Curricula : Journal of Teaching and Learning
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the effect of the application of the Think, Talk, Write learning model assisted by serialized images on improving the German narrative writing skills of SMA Negeri 1 Bone students. The study population was all students of SMA Negeri 1 Bone who studied German. While the sample used is a total sample, which is taken from the entire population of 30 people, the research data were obtained by using initial observation and tests, namely the pretest and posttest. The collected data were analyzed using the T test by first finding the average value of the two tests. From the results of the data analysis obtained, the value of the t-count was 9.923 > than the t-table was 2.048 at a significance level of 0.05%. In addition, the average score obtained by students on the pretest was 68.24%, which was below the value of learning completeness. While the average value obtained by students in the post-test is 84.11, this shows an increase of 15.87%. These results indicate that the Think, Talk, Write learning model assisted by serialized images can significantly improve the German narrative writing skills of SMA Negeri 1 Bone students.  
Edukasi Keselamatan Penggunaan Listrik bagi Kalangan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Tombolo Syahrul; Shabrina Syntha Dewi; Marwan Ramdhany Edy; Femmy Angreany; Ria Sakinah Waji
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.456

Abstract

Kegiatan edukasi keselamatan penggunaan listrik bagi kalangan ibu-ibu rumah tangga di kelurahan Tombolo dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai penggunaan listrik yang aman di lingkungan masyarakat khususnya rumah tangga. Acara ini dihadiri oleh 25 ibu-ibu rumah tangga dan dilaksanakan di aula masjid setempat, dengan sesi inti yang dibawakan oleh pihak penyedia jasa listrik negara dari bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja & Keamanan (K3). Edukasi mencakup penjelasan tentang prinsip-prinsip dasar keselamatan listrik, penggunaan peralatan listrik yang aman, dan tindakan darurat. Selain itu, diberikan juga kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait kekhawatiran sehari-hari tentang bahaya listrik. Sebagai pelengkap, peserta menerima flyer berisi informasi penting tentang peduli bahaya listrik. Kegiatan ini diakhiri dengan penyampaian kembali poin-poin penting dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran para ibu rumah tangga, serta kegiatan ini diharapkan dapat menghindarkan insiden kecelakaan Listrik di lingkungan masyarakat khususnya di rumah tangga.
Pendampingan Penggunaan Bahasa Indonesia yang Santun dan Efektif dalam Komunikasi Digital Masyarakat Johar Amir; Ambo Dalle; Nurul Mukhlisa Abdal; Misnah Mannahali; Femmy Angreany
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.734

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat secara signifikan. Namun, tingginya penggunaan media digital belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital dan penggunaan bahasa Indonesia yang santun serta efektif dalam komunikasi daring. Permasalahan yang ditemukan pada masyarakat mitra meliputi rendahnya pemahaman mengenai etika komunikasi digital, penggunaan bahasa yang kurang santun di media sosial, serta minimnya kesadaran terhadap dampak sosial dari komunikasi digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan bahasa Indonesia yang santun, efektif, dan bertanggung jawab dalam komunikasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, workshop, focus group discussion, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Materi pelatihan difokuskan pada etika komunikasi digital, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan efektif, penyusunan pesan komunikatif, serta pencegahan ujaran kebencian dan komunikasi provokatif di media sosial. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, pre-test dan post-test, serta penilaian praktik komunikasi digital peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan bahasa Indonesia yang santun dalam media digital. Peserta menjadi lebih mampu menyusun pesan yang komunikatif, mengurangi penggunaan bahasa negatif, serta memahami pentingnya etika komunikasi dalam media sosial. Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung juga menunjukkan bahwa program pengabdian sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital saat ini. Selain meningkatkan literasi digital masyarakat, kegiatan ini turut berkontribusi dalam membangun budaya komunikasi yang positif, harmonis, dan bertanggung jawab di ruang digital. Dengan demikian, program pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas komunikasi digital masyarakat dan dapat menjadi salah satu model penguatan literasi bahasa dan literasi digital berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Wayground untuk Meningkatkan Kompetensi Asesmen Digital Mahasiswa PGSD Bone Syamsurijal; Nur Isra Ahmad; Ruhul Kudus; Arlian Fachrul Syahputra; Femmy Angreany
Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 01 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus VI Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in education requires prospective elementary school teachers to develop competencies in designing, implementing, and evaluating technology-based learning assessments. This community service program aimed to improve the digital assessment competence of PGSD Bone students through training on the optimization of the Wayground application. The activity employed a participatory training approach consisting of needs identification, material presentation, application demonstration, independent practice, mentoring, digital assessment product presentation, and evaluation. Evaluation instruments included participant response questionnaires, skill observation sheets, and pretest-posttest assessments. The results indicated that the training improved students’ understanding of digital assessment concepts, skills in creating interactive quizzes, ability to manage digital classes, and competence in analyzing assessment results quickly and objectively. Therefore, this training positively contributed to strengthening the pedagogical competence and digital literacy of PGSD Bone students, particularly in designing creative, engaging, and data-based elementary school learning assessments.
Pelatihan Komunikasi Positif sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Yusri Yusri; Arlian Fachrul Syaputra; Muhammad Anwar; Femmy Angreany; Ainun Najib Alfatih
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.85598

Abstract

Abstrak. Perilaku bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis maupun sosial siswa. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya perilaku bullying adalah rendahnya kemampuan komunikasi positif dalam interaksi antarsiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying serta meningkatkan kesadaran pentingnya komunikasi positif sebagai upaya pencegahan bullying pada siswa MA Al-Ishlah Maros. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan selama satu hari melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi, dan role play. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bullying dengan rata-rata nilai meningkat dari 57,8% pada pre-test menjadi 90,6% pada post-test. Selain itu, kesadaran siswa mengenai pentingnya komunikasi positif juga mengalami peningkatan dari 62,4% menjadi 92,0%. Pelatihan komunikasi positif membantu siswa memahami dampak komunikasi negatif, meningkatkan empati, serta membangun interaksi sosial yang lebih sehat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.Kata Kunci: komunikasi positif, bullying, siswa, pelatihan, pengabdian masyarakat.