Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas produksi UMKM Pia Ananda Putra dengan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) pendekatan Bill of Labor. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan ketidakseimbangan kapasitas: bottleneck pada Pengovenan (-48,7%) dan Pengolahan Isian (-23,4%), serta idle capacity pada Adonan (24,8%), Filling (73,5%), dan Pengemasan (90,6%). Kebutuhan lembur teoritis mencapai 368 jam (Rp36,8 juta) namun tidak realistis. Simpulan, keterbatasan oven kompor menjadi akar masalah. Saran, investasi oven deck bertahap dan lembur terfokus pada bottleneck
Copyrights © 2026