Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relasi antara ruh, qalb, dan akal dalam pembentukan kepribadian manusia dalam perspektif psikologi Islam. Ketiga unsur tersebut merupakan dimensi utama dalam struktur kejiwaan manusia yang mencakup aspek spiritual, emosional, dan rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan, baik dari sumber klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruh berfungsi sebagai sumber nilai spiritual dan arah ketuhanan yang mengarahkan manusia pada fitrahnya, qalb berperan sebagai pusat kesadaran moral dan pengendali emosi yang menginternalisasi nilai-nilai tersebut, sedangkan akal berfungsi sebagai instrumen kognitif dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan. Relasi antara ketiganya bersifat integratif dan hierarkis, di mana ruh memberikan orientasi nilai, qalb memediasi internalisasi, dan akal merealisasikannya dalam tindakan rasional. Dengan demikian, pembentukan kepribadian yang ideal menuntut adanya keseimbangan antara ketiga unsur tersebut, sehingga menghasilkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kuat secara spiritual.
Copyrights © 2026