Penelitian ini mengkaji bagaimana Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menekankan moderasi beragama berkontribusi dalam pengembangan sikap toleran siswa. Studi ini meneliti cara-cara di mana strategi pembelajaran yang berorientasi moderasi meningkatkan kesadaran siswa terhadap keberagaman agama dan mendorong interaksi yang saling menghormati dalam konteks multikultural. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan pendidik dan siswa, serta analisis dokumen dan kurikulum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis moderasi mendorong pemahaman kritis terhadap prinsip-prinsip agama, memfasilitasi dialog konstruktif antarperbedaan, dan menumbuhkan perilaku yang ditandai oleh toleransi, empati, dan saling menghormati. Selain itu, penelitian ini menyoroti beberapa faktor yang mendukung keberhasilan penerapan pendidikan berorientasi moderasi, termasuk kompetensi guru, metode pembelajaran yang relevan dengan konteks, dan penggunaan contoh nyata interaksi antaragama. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan prinsip moderasi beragama dalam pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan harmonis.
Copyrights © 2022