Pengawasan merupakan salah satu fungsi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan bahwa kebijakan dan penggunaan anggaran negara dilaksanakan secara efektif, efisien, dan akuntabel. Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi perhatian publik karena melibatkan anggaran yang sangat besar dalam program digitalisasi pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pengawasan pemerintahan dalam kasus tersebut serta mengidentifikasi kelemahan sistem pengawasan yang memungkinkan terjadinya dugaan penyimpangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis dokumen, regulasi, jurnal ilmiah, dan pemberitaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program belum berjalan optimal. Selain itu, transparansi kebijakan, manajemen risiko, dan koordinasi antar-lembaga pengawas masih memerlukan penguatan. Oleh karena itu, peningkatan efektivitas pengawasan internal dan eksternal menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan mencegah terjadinya korupsi pada program strategis nasional.
Copyrights © 2026