Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Collaborative Problem-Based Learning (CPBL) terhadap kompetensi berpikir kritis dan kreatif mahasiswa pada mata kuliah Aljabar Linier. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu non-equivalent control group pada dua kelas alami mahasiswa Informatika (N = 64; 32 mahasiswa kelompok CPBL dan 32 mahasiswa kelompok konvensional). Instrumen berupa tes esai berbasis pemecahan masalah yang mengukur berpikir kritis dan berpikir kreatif. Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal, varians homogen, dan kelompok memiliki kesetaraan awal yang memadai. Hasil posttest menunjukkan rerata berpikir kritis kelompok CPBL (M = 82,50; SD = 2,56) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (M = 62,18; SD = 2,56), sedangkan rerata berpikir kreatif kelompok CPBL (M = 72,50; SD = 2,52) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (M = 65,16; SD = 2,52). Uji efek antarsubjek menunjukkan pengaruh signifikan CPBL terhadap berpikir kritis (F = 1005,952; p < 0,001; partial η² = 0,942; d = 7,93) dan berpikir kreatif (F = 136,358; p < 0,001; partial η² = 0,688; d = 2,92). Temuan ini menunjukkan bahwa CPBL dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran alternatif pada konteks sampel, mata kuliah, dan desain eksperimen semu yang diteliti, terutama untuk memperkuat analisis, evaluasi, argumentasi, eksplorasi ide, dan elaborasi solusi mahasiswa.
Copyrights © 2026