Pendahuluan: Persalinan normal ditandai dengan adanya kontraksi uterus yang semakin meningkat seiring bertambahnya dilatasi serviks. Kontraksi yang semakin sering dan kuat dipersepsikan sebagai nyeri persalinan yang memengaruhi kenyamanan dan psikologis ibu bersalin. Salah satu intervensi yang dapat diberikan yaitu penerapan teknik deep breathing-vocalization. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan teknik deep breathing-vocalization pada pasien dengan nyeri persalinan. Metode: Jenis penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Sampel sebanyak 2 pasien ibu bersalin fase aktif kala I yaitu Ny. A (G2P1A0) dan Ny. D (G1P0A0). Nyeri persalinan dipersepsikan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Sebelum intervensi, Ny. A dan Ny. D mengalami nyeri berat dengan skala NRS 8. Setelah diberikan teknik deep breathing dan vocalization, skala nyeri Ny. A menurun dari 8 menjadi 7, sedangkan Ny. D menurun dari 8 menjadi 6. Kedua klien tampak lebih rileks, mampu mengikuti pola napas, dan lebih terkontrol saat menghadapi kontraksi. Kesimpulan: Teknik deep breathing dan vocalization dapat membantu menurunkan nyeri persalinan kala I serta meningkatkan kenyamanan ibu bersalin. Intervensi ini dapat digunakan sebagai tindakan mandiri keperawatan dan dikombinasikan dengan pendekatan nonfarmakologis lain sesuai kebutuhan ibu.
Copyrights © 2026