Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kepatuhan Anak Sekolah Dasar terhadap Penerapan Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 R. Nety Rustikayanti; Tri Nur Jayanti; Cucu Rokayah; Richa Noprianty; Inggrid Dirgahayu; Asep Aep Indarna
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.742

Abstract

Pengumuman boleh digelarnya Pertemuan Tatap Muka di sekolah telah diiringi dengan penyelenggaran PTM Terbatas oleh beberapa sekolah di wilayah tertentu. Namun, rendahnya kepatuhan penerapan protokol kesehatan menyebabkan adanya temuan kasus terkonfirmasi positif selama PTM berlangsung, sehingga PTM dihentikan di beberapa sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan anak terhadap penerapan protokol kesehatan saat PTM Terbatas pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan dilakukan secara offline di SDN 216 Sondariah (22 siswa) dan SDN 086 Cimincrang (32 siswa) melalui 3 tahapan, yaitu sosialisasi, edukasi, dan simulasi. Materi edukasi meliputi aktivitas-aktivitas sebelum berangkat ke sekolah hingga setelah pulang ke rumah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan. Pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dan tanya jawab dalam Focus Group Discussion (FGD) dilakukan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Hasil pre-test, hasil tertinggi yaitu 80% terdapat pada pertanyaan tentang persiapan sebelum ke sekolah, aktivitas selama perjalanan ke sekolah, saat masuk ke gerbang sekolah, saat sedang dan setelah pembelajaran, sedangkan hasil terendah yaitu 30% terdapat pada pertanyaan aktivitas setelah pulang ke rumah dan cuci tangan. Hasil post-test, terdapat peningkatan menjadi 100% pada semua pertanyaan mengenai protokol kesehatan dari sebelum berangkat ke sekolah hingga setelah pulang ke rumah. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan tentang protokol kesehatan.
Decreased Anxiety of Pregnant Women with Endorphine Massage on the Preoperation of Sectio Caesarea Raden Nety Rustikayanti; Yulia Anugrah; Inggrid Dirgahayu; Tri Nur Jayanti; Cucu Rokayah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 2 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.086 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i2.1273

Abstract

Maternal anxiety facing sectio caesarea that is not treated properly can cause physical and psychological changes that can eventually increase the work of sympathetic nerves and there will be an increase in heart rate, breath frequency, blood pressure, and in general reduce energy levels in patients to the detriment of patients. The purpose of this study was to determine the effectiveness of endorphine massage against sectio caesarea preoperative anxiety in primigravida mothers in the Central Surgery Room of Bandung City Hospital. The research design is a Quasi-Experiment using experimental groups and control groups. The population is 193 people. The samples used for each group were 18 people with a purposive sampling technique. Data collection was carried out using the Hospital Anxiety Depression Scale questionnaire. Data analysis used bivariate analysis in the form of the Wilcoxon test and the Mann Whitney test. The results of the study found that anxiety before the endorphine massage intervention was mostly moderate 14 people (77.8%) and after the intervention more than half were mild 12 people (66.7%). Before the deep breath relaxation intervention was mostly moderate 16 people (88.9%) and after the intervention more than half were moderate 13 people (72.2%). There is an effect of endorphine massage on anxiety (p-value 0.000 < 0.05). There is an effect of deep breath relaxation on anxiety (p-value 0.004 < 0.05). There is a difference in anxiety between the intervention of endorphine massage with deep breath relaxation and endorphine massage is more effective than deep breath relaxation (p-value 0.003 < 0.05). Endoprhine massage intervention can overcome anxiety problems because it can stimulate endorphine hormones which can provide a comfort effect. The conclusion was found that endorphine massage can reduce anxiety. Advice for hospitals can make endoprhine massage a standard operating procedure in dealing with anxiety problems of preoperative patients.
Bersinergi Meningkatkan Pemahaman Nutrisi Melalui Pilar SDGS “Tanpa Kelaparan” Di Desa Rancaekek Kulon Deden Indra Dinata; Meti Sulastri; Fikri Mourly Wahyudi; R. Nety Rustikayanti; Widhya Aligita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7613

Abstract

ABSTRAK Global Hunger Index menunjukkan tingkat kelaparan dan kekurangan gizi di dunia terus mengalami penurunan sejak tahun 2000. Penurunan ini lebih jauh terus diupayakan melalui SDGs, yaitu pilar kedua: mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, memperbaiki nutrisi dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan. Salah satu indikator dari kondisi kekurangan gizi dapat terlihat dari insidensi kejadian stunting yang muncul sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama seperti kemiskinan, perilaku pola asuh yang tidak tepat, dan sering menderita penyakit secara berulang akibat kebersihan serta sanitasi yang kurang baik. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat Desa Rancaekek Kulon tentang stunting, dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai stunting. Target sasaran untuk kegiatan penyuluhan ini yaitu ibu-ibu desa yang memiliki anak balita sehingga dapat lebih paham tentang bagaimana cara mencegah dan menghadapi stunting bila terjadi pada balitanya. Kata Kunci: Tanpa Kelaparan, Stunting, Penyuluhan ABSTRACT The Global Hunger Index shows that the level of hunger and malnutrition in the world has continued to decline since 2000. This reduction is further pursued through the second pillar of SDGs: ending hunger, achieving food security, improving nutrition, and promoting sustainable agriculture. One indicator of the condition of malnutrition can be seen from the incidence of stunting that appears as a result of long-standing conditions such as poverty, inappropriate parenting behavior, and often suffering from repeated diseases due to poor hygiene and sanitation. The method used to solve this problem is by providing counseling to the people of Rancaekek Kulon Village about stunting, with the aim of rising public health, increasing public knowledge,awareness, and concern for for stunting. The targets for this counseling are mothers who have children under five and need education about stunting to understand how to prevent and deal with stunting when it occurs in their toddlers. Keywords: Without Hunger, Stunting, Counseling
Birth Ball Exercises dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I: Literature Review Inggrid Dirgahayu; Nety Rustikayanti; Ni’Matul Ilmiya
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan: Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.639 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i1.7

Abstract

Nyeri persalinan secara fisiologis memang merupakan sebuah kejadian yang terjadi pada setiap proses persalinan karena akan ada proses pengeluaran janin, namun hal ini jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan dampak yang buruk juga untuk ibu bersalin, sehingga perlu adanya tindakan yang efektif untuk mengurangi hal tersebut. Salah satu terapi yang dapat dilakukan adalah dengan birth ball exercises. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh birth ball exercises terhadap intensitas nyeri persalinan kala I. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Literature Riview. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling dengan kriteria artikel memiliki nilai grade A berdasarkan critical appraisal Joanna Briggs Institute Checklist for Quasi Experimental Studies (non-randomized experimental studies). Hasil penelitian melalui tahapan identifikasi, screening, eligbility dan include didapatkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi birth ball exercises dalam nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin. Hal ini dikarenakan birth ball exercise mampu mengurangi rasa nyeri pada ibu bersalin serta membantu dalam proses kemajuan persalinan dan juga meningkatkan pelepasan endorphin, akibat dari elastisitas dan lengkungan bola merangsang reseptor di panggul yang bertanggung jawab untuk mensekresi endorphin.
Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Perempuan Menjelang Menopause Inggrid Dirgahayu; R. Nety Rustikayanti; Tri Nur Jayanti
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.866 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.709

Abstract

Kualitas hidup perempuan menjelang menopause mengalami penurunan sejak periode premenopause, perimenopause hingga postmenopause. Saat menopause perempuan mengalami gejala terutama pada vasomotor, psikososial dan fisik dengan derajat yang berbeda untuk setiap periode menopause. Belum ada data yang memadai mengenai kualitas hidup perempuan menjelang menopause di Indonesia. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang memengaruhi kualitas hidup perempuan menjelang menopause. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh perempuan usia menjelang menopause, di wilayah kelurahan Rancanumpang Kota Bandung. Tehnik pengambilan sampel secara purposive dengan kriteria inklusi perempuan usia diatas 45 tahun. Instrumen penelitian terdiri dari data demografi (usia, paritas dan status perkawinan), the Utian Quality Of Life (UQOL) scale α 0,670 dan Menopause Rating Scale (MRS) α 0,84 yang sudah tervalidasi. Analisis data menggunakan Uji Chi-square atau qai-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat gejala berkorelasi terhadap kualitas hidup perempuan usia lebih dari 45 tahun, sedangkan faktor usia, paritas, status tidak berkorelasi terhadap kualitas hidup namun menunjukkan gambaran karakteristik responden. Hubungan ini mengindikasikan dampak yang terjadi baik fisik maupun psikis pada perempuan usia diatas 45 tahun yang mengalami sindrom menopause, bahwa hasilnya diamati perempuan memiliki penurunan komponen mental dan fisik, yang mendekati apa yang mungkin dianggap bermakna secara klinis.
Decreased Anxiety of Pregnant Women with Endorphine Massage on the Preoperation of Sectio Caesarea Raden Nety Rustikayanti; Yulia Anugrah; Inggrid Dirgahayu; Tri Nur Jayanti; Cucu Rokayah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 2 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.086 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i2.1273

Abstract

Maternal anxiety facing sectio caesarea that is not treated properly can cause physical and psychological changes that can eventually increase the work of sympathetic nerves and there will be an increase in heart rate, breath frequency, blood pressure, and in general reduce energy levels in patients to the detriment of patients. The purpose of this study was to determine the effectiveness of endorphine massage against sectio caesarea preoperative anxiety in primigravida mothers in the Central Surgery Room of Bandung City Hospital. The research design is a Quasi-Experiment using experimental groups and control groups. The population is 193 people. The samples used for each group were 18 people with a purposive sampling technique. Data collection was carried out using the Hospital Anxiety Depression Scale questionnaire. Data analysis used bivariate analysis in the form of the Wilcoxon test and the Mann Whitney test. The results of the study found that anxiety before the endorphine massage intervention was mostly moderate 14 people (77.8%) and after the intervention more than half were mild 12 people (66.7%). Before the deep breath relaxation intervention was mostly moderate 16 people (88.9%) and after the intervention more than half were moderate 13 people (72.2%). There is an effect of endorphine massage on anxiety (p-value 0.000 < 0.05). There is an effect of deep breath relaxation on anxiety (p-value 0.004 < 0.05). There is a difference in anxiety between the intervention of endorphine massage with deep breath relaxation and endorphine massage is more effective than deep breath relaxation (p-value 0.003 < 0.05). Endoprhine massage intervention can overcome anxiety problems because it can stimulate endorphine hormones which can provide a comfort effect. The conclusion was found that endorphine massage can reduce anxiety. Advice for hospitals can make endoprhine massage a standard operating procedure in dealing with anxiety problems of preoperative patients.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Wanita Menopause di Indonesia: Systematic Review Tri Nur Jayanti; Raden Nety Rustikayanti; Inggrid Dirgahayu
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 3 No 2 (2022): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2022
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v3i2.1213

Abstract

Menopause menyebabkan perubahan pada wanita. Perubahan tersebut dapat memengaruhi kualits hidup. Penelitian tentang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada wanita menopause di Indonesia telah banyak dilakukan, namun belum ada penelitian yang menggambarkan topik tersebut secara komprehensif. Sistematik review ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada wanita menopause di Indonesia. Sistematik review ini menggunakan pendekatan scoping review. Pencarian data dilakukan menggunakan search engine google scholar dengan kata kunci menopause, klimakterium, faktor-faktor, dan kualitas hidup sehingga didapatkan 188 artikel. Pemilihan artikel dilakukan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan dan penilaian kelayakan sehingga diperoleh 6 artikel yang dimasukkan ke dalam proses analisis. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada wanita menopause di Indonesia antara lain tingkat pendidikan, status pekerjaan, paritas, daerah tempat tinggal, status pernikahan, aktivitas seksual, dukungan suami, lama menopause, riwayat penyakit, dan harga diri. Kualitas hidup pada wanita menopause di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, intervensi secara holistik dan komprehensif perlu dilakukan oleh tenaga kesehatan di berbagai tingkat pelayanan agar wanita dan lingkungannya lebih siap menghadapi perubahan saat menopause sehingga mereka mampu mempertahankan dan menigkatkan kualitas hidupnya.
Upaya Peningkatan Kepatuhan Anak Sekolah Dasar terhadap Penerapan Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 R. Nety Rustikayanti; Tri Nur Jayanti; Cucu Rokayah; Richa Noprianty; Inggrid Dirgahayu; Asep Aep Indarna
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.742

Abstract

Pengumuman boleh digelarnya Pertemuan Tatap Muka di sekolah telah diiringi dengan penyelenggaran PTM Terbatas oleh beberapa sekolah di wilayah tertentu. Namun, rendahnya kepatuhan penerapan protokol kesehatan menyebabkan adanya temuan kasus terkonfirmasi positif selama PTM berlangsung, sehingga PTM dihentikan di beberapa sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan anak terhadap penerapan protokol kesehatan saat PTM Terbatas pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan dilakukan secara offline di SDN 216 Sondariah (22 siswa) dan SDN 086 Cimincrang (32 siswa) melalui 3 tahapan, yaitu sosialisasi, edukasi, dan simulasi. Materi edukasi meliputi aktivitas-aktivitas sebelum berangkat ke sekolah hingga setelah pulang ke rumah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan. Pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dan tanya jawab dalam Focus Group Discussion (FGD) dilakukan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Hasil pre-test, hasil tertinggi yaitu 80% terdapat pada pertanyaan tentang persiapan sebelum ke sekolah, aktivitas selama perjalanan ke sekolah, saat masuk ke gerbang sekolah, saat sedang dan setelah pembelajaran, sedangkan hasil terendah yaitu 30% terdapat pada pertanyaan aktivitas setelah pulang ke rumah dan cuci tangan. Hasil post-test, terdapat peningkatan menjadi 100% pada semua pertanyaan mengenai protokol kesehatan dari sebelum berangkat ke sekolah hingga setelah pulang ke rumah. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan tentang protokol kesehatan.
Psychological Well-Being terhadap Kualitas Hidup Remaja Thalasemia Mayor Yuyun Sarinengsih; Denni Fransiska; Novitasari Tsamrotul Fuadah; R. Nety Rustikayanti
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.710

Abstract

Thalasemia menyebabkan kegagalan pembentukan haemoglobin dan sel darah merah mudah rusak. Remaja yang mengalami thalassemia mayor memiliki masalah fisik, sosial maupun psikologis sehingga dapat memengaruhi kualitas hidup, oleh sebab itu diperlukan peningkatan mekanisme koping dengan cara meningkatkan psychological well being, yaitu memiliki sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain sehingga dapat membuat keputusan dan mengatur perilaku sendiri sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi hubungan psychological well being terhadap kualitas hidup remaja thalasemia mayor. Metode penelitian korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi 49 remaja thalassemia mayor dengan teknik sampling total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Ryff’s Psychological Well-Being Scale dan SF-36, menggunakan analisis Spearman Correlation. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara psychological well being dengan kualitas hidup remaja thalassemia mayor dengan P-value 0,020, menunjukkan bahwa kualitas hidup dan psychological well-being memiliki hubungan yang positif, berarti semakin tinggi tingkat kualitas hidup maka tingkat psychological wellbeing akan semakin tinggi.
Inovasi PMT SEHAT: Pemberian Makanan Tambahan Seimbang, Enak, Higienis, Aman, Terukur untuk Balita Novitasari Tsamrotul Fuadah; R. Nety Rustikayanti; Santi Puspitasari; Dede Nuraziz Muslim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.896

Abstract

Status gizi merupakan aspek penting dalam pertumbuhan balita. Kebutuhan gizi balita harus terpenuhi agar balita tidak mengalami permasalahan gizi, salahsatunya melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat. Kegiatan   pengabdian   kepada   masyarakat   ini   bertujuan   untuk   meningkatkan keterampilan kader dalam membuat PMT SEHAT (Pemberian Makanan Tambahan Seimbang, Enak, Higienis, Aman, Terukur) sesuai kebutuhan gizi balita dengan bahan lokal yang mudah diperoleh dan terjangkau. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi awal dengan wawancara dan observasi mengenai pemberian makanan tambahan pada balita, selanjutnya pemberian edukasi kesehatan mengenai PMT SEHAT, pelatihan pembuatan PMT SEHAT berbahan lokal dengan demonstrasi langsung, pendampingan kader dalam praktik pembuatan PMT SEHAT, serta mendampingi pembagiannya pada balita di posyandu. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 12, 18 dan 19 November 2025 di Palasari, Cibiru, Kota Bandung, melibatkan dosen, mahasiswa, serta kader. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kader sudah mampu membuat PMT SEHAT sesuai dengan hasil pelatihan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan balita melalui pemberian makanan tambahanan sesuai kebutuhan gizi balita yang mudah diterapkan dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat mendukung laju pertumbuhan khususnya kenaikan berat badan dan tinggi badan balita.