Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan fondasi krusial dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga adaptif dan inovatif sejak masa keemasan mereka. Landasan filosofis ini mendasari komitmen dalam optimalisasi potensi anak melalui integrasi program pembiasaan religius dan stimulasi kegiatan kreatif yang diterapkan secara konsisten di PAUD SAUNG. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang mendalam, data komprehensif dikumpulkan secara langsung dari pengamatan aktivitas harian anak, wawancara mendalam bersama para pendidik, serta analisis dokumen kurikulum dan program pembelajaran di lembaga tersebut. Ditemukan fakta di lapangan bahwa penananamna karakter religius anak distrukturkan secara kuat sejak awal kedatangan melalui rangkaian rutinitas harian yang bermakna. Ketika memasuki kelas, anak anak langsung diarahkan untuk mengambil wudu dan melaksanakan ibadah sholat dhuha bersama. Yang kemudian dilanjutkan dengan tahsin dan mengaji untuk mengenalkan surat yang ada di AL Qur’an. Nilai spiritualdan kemandirian ini juga diintegrasikan secara konstektual pada saat jam makan. Setelah seluruh rangkaian pembiasaan religius tersebut selesai, potensi kreatif daya imajinasi dan kemampuan ekplorasi anak di stimulasi melalui model pembelajaran berbasis sentra yang variatif.
Copyrights © 2026