Latar Belakang: Diabetes melitus dapat menyebabkan kerusakan pada saraf perifer. Komplikasi yang ditimbulkan berupa penurunan sensitivitas kaki. Pasien sering tidak merasakan rangsangan pada kaki sehingga beresiko terjadinya luka atau ulkus. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam kaki diabetik dengan menggunakan koran terhadap sensitivitas kaki pada pasien Diabetes melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Eksperimental One Group Pretest Posttest Design, alat pengumpulan data berupa lembar observasi penilaian sensitivitas kaki dan SOP Senam kaki. Populasi penelitian adalah pasien diabetes melitus yang di rawat di ruangan perawatan dengan jumlah sampel sebanyak 47 orang yang diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling dan analisa data dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t-Test. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang Bari pada tanggal 12 Januari samapai 17 Januari 2026. Hasil: Nilai sensitivitas kaki pasien minimal 1 dan maksimal 10. Sensitivitas kaki sebelum dilakukan senam kaki nilai mean 5.17 dengan standar deviasi sebesar 2.151, sedangkan sensitivitas kaki setelah dilakukan senam kaki nilai mean meningkat menjadi 6.49 dengan standar deviasi sebesar 3.031. Uji paired sample t-Test didapatkan nilai P = 0.005. Saran: Diharapkan pengukuran sensitivitas kaki dan senam kaki dapat di terapkan di ruangan perawatan untuk mencegah atau mengurangi terjadinya komplikasi pada kaki pasien diabetes melitus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Sensitivitas Kaki, Senam Kaki Diabetik,
Copyrights © 2026