Jurnal Prakarsa Paedagogia
Vol. 9 No. 1 (2026): June 2026

Analisis Gangguan Menulis (Disgrafia) Anak Dengan Perspektif Psikolinguistik

Lilik Nur Hasanatin (TK Setya Karya 02 Pasucen)
Eli Rustinar (Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Bengkulu)
Eka Setya Budi (Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Indonesia)
Ahdi Riyono (Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muria Kudus)
Slamet Utomo (Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muria Kudus)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

Menulis adalah keterampilan bahasa fundamental yang memainkan peran penting dalam perkembangan kognitif dan akademik anak. Namun, beberapa anak mengalami kesulitan menulis, yang dikenal sebagai disgrafia, yang terkait erat dengan proses psikolinguistik, khususnya dalam produksi bahasa dan koordinasi motorik. Studi ini bertujuan untuk (1) meneliti gangguan menulis dari perspektif psikolinguistik dan (2) mendeskripsikan tantangan menulis yang dialami oleh anak dengan disgrafia. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memberikan pemahaman mendalam tentang fenomena tersebut dalam konteks alami. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 6 tahun yang diidentifikasi sebagai DAS, yang menunjukkan karakteristik disgrafia, seperti tulisan tangan yang tidak terbaca, pembentukan huruf yang tidak konsisten, dan perkembangan menulis yang tidak tepat. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi, dan wawancara dengan orang tua untuk mendapatkan informasi yang komprehensif dan valid. Temuan menunjukkan bahwa disgrafia pada DAS dikaitkan dengan kesulitan dalam pemrosesan psikolinguistik, khususnya dalam mengorganisir masukan linguistik menjadi keluaran tertulis. Setelah menerima latihan menulis yang konsisten dan terbimbing yang didukung oleh guru dan orang tua, anak tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kejelasan tulisan, pembentukan huruf, dan kinerja menulis secara keseluruhan. Studi ini menyoroti pentingnya identifikasi dan intervensi dini dalam mengatasi gangguan menulis. Dapat disimpulkan bahwa intervensi yang terstruktur, berkelanjutan, dan suportif memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilan menulis pada anak-anak dengan disgrafia. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru dan orang tua sangat penting untuk mendukung perkembangan menulis anak dan memastikan kemajuan belajar mereka yang optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JKP

Publisher

Subject

Education

Description

iterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Pendidikan baik dari Mahasiswa dan Dosen untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas ...