Keterampilan kolaborasi merupakan kompetensi esensial abad ke-21, namun faktanya murid kelas IV SDN Barambai Kolam Kiri 3 masih menunjukkan keterlibatan sosial yang rendah dalam kerja kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi murid. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 24 murid sebagai unit analisis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif menggunakan lembar indikator kolaborasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan turnamen akademik dalam TGT mendorong murid untuk saling membantu (tutor sebaya) dan bertanggung jawab atas keberhasilan tim. Temuan utama mengindikasikan peningkatan signifikan pada kemampuan murid dalam menerima perbedaan pendapat dan mengelola konflik kelompok. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model Team Games Tournament (TGT) dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran oleh guru IPAS sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi murid, khususnya dalam kemampuan berkomunikasi, berkontribusi, bekerja sama, bertanggung jawab, dan menyelesaikan konflik melalui aktivitas belajar yang terstruktur dan berpusat pada murid.
Copyrights © 2026