Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen melalui kegiatan air pelangi berjalan terhadap keterampilan proses sains anak kelompok B di TK Sanggar Bina Kumara II. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 57 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 19 anak kelompok B2 sebagai kelompok eksperimen dan 19 anak kelompok B1 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan motorik halus antara anak yang dibelajarkan menggunakan metode eksperimen melalui kegiatan air pelangi berjalan dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan metode eksperimen melalui kegiatan air pelangi berjalan. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode eksperimen melalui kegiatan air pelangi berjalan terhadap keterampilan proses sains anak kelompok B di TK Sanggar Bina Kumara II
Copyrights © 2026