Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketiga keterampilan tersebut melalui penerapan Model BERANI yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Role Playing. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan dengan subjek 23 murid kelas IV SDN Kelayan Timur 3 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model BERANI meningkatkan aktivitas guru dari 78% menjadi 94% dan aktivitas murid dari 43% menjadi 83%. Selain itu, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 48% menjadi 83%, kolaborasi dari 43% menjadi 87%, dan komunikasi dari 35% menjadi 83%, sehingga seluruh indikator keberhasilan penelitian tercapai. Dengan demikian, Model BERANI efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPAS untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid sekolah dasar.
Copyrights © 2026