Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi murid pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN Sungai Lulut 7. Kondisi tersebut terlihat dari masih rendahnya keterlibatan murid dalam proses pembelajaran, kurangnya kemampuan mengemukakan pendapat, serta rendahnya kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi melalui penerapan model BEPANDIR berbantuan media Pohon Keberagaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 23 murid kelas V SDN Sungai Lulut 7. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan penilaian keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi murid mengalami peningkatan pada setiap pertemuan hingga mencapai kategori sangat terampil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model BEPANDIR berbantuan media Pohon Keberagaman efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
Copyrights © 2026