Penelitian ini mengkaji perkembangan historis metode pembelajaran Al-Qur'an di TPQ Al-Islah, Dusun Penitik, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sejak berdiri pada tahun 1997 hingga saat ini. Menggunakan pendekatan kualitatif-historis dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan tiga hal utama: (1) TPQ Al-Islah mengalami perkembangan yang dinamis, termasuk perpindahan lokasi akibat konflik sosial tahun 1998 dan peralihan metode dari Qira'ati ke Nahdoti pada tahun 1999; (2) Kurikulum Nahdoti yang disusun secara mandiri dalam delapan jilid mencakup dimensi kognitif, psikomotorik, dan afektif pembelajaran Al-Qur'an; (3) Keberhasilan penyebaran metode ini ke berbagai daerah seperti Wonogiri, Kalimantan, dan Trenggalek didukung oleh legitimasi sanad keilmuan dan relevansinya dengan kebutuhan lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang inovasi kurikulum berbasis komunitas dalam pendidikan Al-Qur'an nonformal.
Copyrights © 2026