Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Artificial Intelligence (AI) Marketing terhadap Purchase intention dengan Brand trust sebagai variabel mediasi pada produk Coca Cola. Penelitian ini didasari oleh adanya kesenjangan empiris pada penelitian-penelitian terdahulu mengenai hubungan AI marketing dengan purchase intention, sehingga peran brand trust sebagai variabel mediasi perlu diuji lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling dan menggunakan sampel sebanyak 130 responden konsumen produk Coca-Cola. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dan terhadap purchase intention. Brand trust juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Selain itu, Brand trust terbukti memediasi secara signifikan pengaruh AI marketing terhadap purchase intention. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan AI marketing yang efektif tidak hanya berdampak langsung pada minat beli, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen terhadap merek yang pada akhirnya memperkuat niat pembelian produk Coca Cola.
Copyrights © 2026