Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi nilai budaya etnis Angkola serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran lintas budaya dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber daring yang berkaitan dengan budaya etnis Angkola, seperti artikel ilmiah, situs budaya, dan dokumentasi digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca, mengamati, dan mencatat, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Angkola yang dominan meliputi Dalihan Na Tolu, holong (kasih sayang), gotong royong, hormat kepada orang tua, kebersamaan (domu), tradisi lisan, dan upacara adat. Nilai-nilai tersebut memiliki bentuk representasi yang beragam, seperti praktik sosial, penggunaan bahasa, serta tradisi budaya yang masih berkembang dalam masyarakat. Selain itu, nilai budaya Angkola memiliki relevansi yang kuat terhadap pembelajaran BIPA, terutama dalam meningkatkan kompetensi linguistik, pragmatik, dan interkultural pemelajar asing. Dengan demikian, integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran BIPA dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan autentik.
Copyrights © 2026