Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi Artificial Intelligence (AI) mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan abad ke-21, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 125 responden mahasiswa PGSD. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berbasis skala Likert yang mencakup dimensi sikap, kritis, teknis, dan etis dalam penggunaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI tergolong tinggi, dengan mayoritas mahasiswa menggunakan AI setiap hari dalam aktivitas akademik. Tingkat literasi AI secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,19. Dimensi sikap menjadi aspek tertinggi, diikuti oleh dimensi kritis, teknis, dan etis sebagai aspek terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki kesiapan yang baik dalam memanfaatkan AI, termasuk dalam mendukung pembelajaran seperti penyusunan RPP dan pengembangan media visual. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan pada aspek etika serta keterbatasan infrastruktur dan biaya yang menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi etis serta dukungan institusional untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026