Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam membimbing dan mengatasi perilaku hiperaktif pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Cahaya Hati Penyengat Rendah Kota Jambi. Masalah perilaku hiperaktif atau yang dikenal dengan istilah Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu proses pembelajaran dan interaksi sosial anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa perilaku hiperaktif ditandai dengan kurangnya pemusatan perhatian, impulsivitas, dan aktivitas berlebihan. Upaya yang dilakukan guru meliputi penerapan metode pembelajaran yang bervariasi, penggunaan terapi sederhana seperti Brain Gym, penyusunan program pembelajaran individu, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing sangat krusial. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, jumlah siswa yang banyak, serta kurangnya pemahaman sebagian orang tua. Keberhasilan pembimbingan sangat ditentukan oleh sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua.
Copyrights © 2026