Kesadaran kewarganegaraan merupakan fondasi pembentukan karakter bangsa yang semakin terancam oleh derasnya arus globalisasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tingkat kesadaran diri siswa kelas V SD Negeri 064037 sebagai warga negara Indonesia di tengah paparan globalisasi yang semakin masif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas V dan guru Pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran diri siswa sebagai warga negara masih berada pada kategori sedang dan cenderung bersifat formalistik. Siswa mampu mengenali simbol dan identitas negara, tetapi belum sepenuhnya memahami makna kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari. Era globalisasi memberikan pengaruh signifikan terhadap pola pikir dan orientasi budaya siswa melalui dominasi media digital dan konten asing. Faktor yang paling dominan dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan siswa adalah keluarga, pembelajaran Pendidikan Pancasila, lingkungan sekolah, dan penggunaan media digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berbasis pengalaman nyata agar kesadaran kewarganegaraan siswa dapat berkembang secara lebih mendalam.
Copyrights © 2026