Penelitian ini bertujuan mengkaji pembelajaran Asmaul Husna sebagai sarana internalisasi nilai-nilai akidah dalam pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu. Fokus penelitian meliputi konsep pembelajaran Asmaul Husna, proses internalisasi nilai-nilai akidah, serta implementasi dan dampaknya terhadap peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Asmaul Husna tidak hanya berorientasi pada hafalan nama-nama Allah Swt., tetapi juga pada pemahaman makna, penghayatan nilai, dan pengamalan sifat-sifat Allah dalam kehidupan sehari-hari. Proses internalisasi berlangsung melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai yang didukung oleh metode pembiasaan, pemahaman makna, keteladanan guru, serta praktik nilai dalam budaya sekolah. Pembelajaran Asmaul Husna terbukti berkontribusi dalam memperkuat keimanan, meningkatkan kesadaran spiritual, serta membentuk karakter religius peserta didik, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, keadilan, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, pembelajaran Asmaul Husna yang dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan tujuan pendidikan Islam untuk membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia)
Copyrights © 2026