Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi fondasi dalam memahami berbagai mata pelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi di SD Negeri 232 Palembang, masih terdapat beberapa siswa kelas III dan IV yang mengalami kesulitan membaca. Permasalahan ini ditandai dengan rendahnya kemampuan mengenali huruf, membaca kata dan kalimat dengan lancar, serta memahami isi bacaan. Selain itu, pendampingan membaca yang diberikan selama proses pembelajaran masih belum optimal sehingga perkembangan kemampuan membaca siswa berjalan lambat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca yang dialami siswa serta mendeskripsikan upaya penanganannya melalui pendampingan membaca secara konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan di SD Negeri 232 Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti rendahnya kemampuan dasar membaca, kurangnya latihan membaca secara rutin, serta minimnya pendampingan yang intensif. Upaya penanganan dilakukan melalui kegiatan pendampingan membaca secara konsisten setiap hari dengan memberikan latihan membaca bertahap, bimbingan individual, serta motivasi kepada siswa. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa, yang terlihat dari meningkatnya kelancaran membaca, kemampuan mengenali kata, dan kepercayaan diri siswa saat membaca. Dengan demikian, pendampingan membaca secara konsisten dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membantu mengatasi kesulitan membaca pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026