Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih terpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran mind maping terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 32 siswa yang terdiri dari kelas VA (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VB (12 siswa) sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa angket minat belajar yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independen sample t-test dengan bantuan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 72,65 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 43,83 dengan selisih 28,82, serta hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran mind map terhadap minat belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran mind map berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026