Abstract Pembangunan gedung sekolah di Indonesia memerlukan perencanaan struktur yang mampu menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna, terutama terhadap pengaruh beban gempa. Kota Medan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi risiko gempa sehingga bangunan publik seperti sekolah harus dirancang sesuai ketentuan ketahanan gempa yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merencanakan struktur gedung sekolah tiga lantai menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) beton bertulang. Analisis dilakukan melalui pemodelan struktur tiga dimensi dengan metode respons spektrum untuk mengevaluasi perilaku dinamik bangunan terhadap beban gempa. Perencanaan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, serta standar terkait lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa periode getar fundamental bangunan sebesar 0,843 detik masih berada dalam batas yang diperkenankan sehingga memenuhi persyaratan kekakuan struktur. Dimensi elemen struktur yang diperoleh terdiri atas kolom berukuran 40×40 cm, balok 30×40 cm, dan pelat lantai setebal 12 cm. Tulangan utama kolom menggunakan 16D16 dengan sengkang Ø10-150 mm, sedangkan balok menggunakan tulangan maksimum 6D20 dengan sengkang Ø10-100 mm pada daerah tumpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem SRPMK mampu memberikan tingkat daktilitas dan kapasitas disipasi energi yang baik sehingga struktur gedung sekolah memenuhi persyaratan kekuatan, stabilitas, dan ketahanan gempa. Dengan demikian, desain struktur yang dihasilkan layak diterapkan pada bangunan sekolah bertingkat di wilayah rawan gempa.
Copyrights © 2026