Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fase awal remaja yang erat kaitannya dengan citra tubuh serta ditemukannya peserta didik yang memiliki tingkat citra tubuh pada kategori rendah dan sangat rendah, sehingga diperlukan media yang dapat membantu peserta didik menumbuhkan citra tubuh positif. Salah satu alternatif solusi yang dapat digunakan yakni dengan self compassion dimana banyak penelitian mengungkap memiliki hubungan dengan citra tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan modul self compassion untuk menumbuhkan citra tubuh positif pada peserta didik kelas VII. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Validasi produk dilakukan oleh ahli media dan materi, ahli bahasa, serta praktisi. Uji coba terbatas dilakukan terhadap 10 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kelayakan dari ahli media sebesar 100%, ahli materi sebesar 100%, ahli bahasa sebesar 95%, dan praktisi sebesar 90%. Secara keseluruhan, produk memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 96% dengan kategori layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami peningkatan skor citra tubuh setelah menggunakan modul yang dikembangkan. Selain itu, hasil angket uji coba serta kesan yang dituliskan oleh peserta didik menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memberikan manfaat dan memperoleh respons yang positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul self compassion untuk menumbuhkan citra tubuh positif yang dikembangkan layak digunakan baik secara mandiri maupun menjadi media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling.
Copyrights © 2026