Penelitian ini berangkat dari meningkatnya urgensi penguatan moderasi beragama dalam pendidikan Islam di tengah kompleksitas masyarakat multikultural Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berkontribusi dalam membentuk akhlak moderat peserta didik di SMK Nusantara Turi Lamongan. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang lebih bersifat konseptual-normatif, penelitian ini hadir sebagai kajian empiris yang mengungkap dinamika nyata proses internalisasi nilai moderasi dalam lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi, yang dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan dengan keterlibatan peneliti secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI dilaksanakan secara integratif melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, dengan menekankan nilai toleransi, keseimbangan (tawazun), dan keadilan. Proses internalisasi nilai dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan, serta pendekatan dialogis yang mendorong refleksi kritis peserta didik. Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa efektivitas pembentukan akhlak moderat bergantung secara simultan pada integrasi kurikulum, kompetensi pedagogis guru, dan kultur sekolah yang kondusif sebuah relasi triadik yang belum banyak dibahas dalam literatur PAI berbasis moderasi.
Copyrights © 2026