Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edutaiment dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Al Mustofawiyah Palang Tuban Nihayatul Farikhah; Zulfatul Mufidah
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i2.1774

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembelajaran Edutainment konsep Pendidikan yang menarik, kreatif, inovatif, menyenangkan perserta didik dibuat senyaman mungkin dalam proses pembelajaran. Pembelajaran Edutainment dapat di artikan humor Ketika penyaimpaian materi pembelajaran Suasana pembelajaran yang demikian, dapat memicu efektifitas pencapaian tujuan pembelajaran. Terdapat tiga aspek yang dibahas dalam penelitian ini yakni aspek humanizing the classroom, active learning, dan quantum teaching mulai dari perencanaan, pelaksanaan, berdasarkan dengan latar belakang tersebut dapat ditarik inti penelitian yaitu. Bagaimana betuk perancanaan Edutainment dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Mts Al Mustafawiyah Palang Tuban. Bagaimana pelaksaan Edutainment dalam Pendidikan Agama Islam di Mts al Mustafawiyah Palang Tuban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, analisis data yang digunakan yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan untuk metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan untuk mengecek keabsahan penelitian yaitu menggunakan tringulasi yaitu dari sumber data, waktu, dan Teknik Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti tentang Edutainment Dalam Pembalajaran Pendidikan Agama Islam memiliki perencanaan dan pelaksanaan tersendiri. Aspek humanizing the classroom berkaitan dengan dengan pengaturan ruang kelas dengan komunikasi yang baik. Aspek active learning berkenaan dengan penggunaan strategi pembelajaran aktif sebagai penerapan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Aspek quantum teaching berupa memberikan motivasi berupa tepuk semangat dan memberikan pertanyaan yang mendasar. Beliau belum memunculkan sebuah hal atau pertanyaan yang menggugah pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAK MODERAT PESERTA DIDIK DI SMK NUSANTARA TURI LAMONGAN Atho’illah Al Azizi Ali; Zulfatul Mufidah
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.922

Abstract

Penelitian ini berangkat dari meningkatnya urgensi penguatan moderasi beragama dalam pendidikan Islam di tengah kompleksitas masyarakat multikultural Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berkontribusi dalam membentuk akhlak moderat peserta didik di SMK Nusantara Turi Lamongan. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang lebih bersifat konseptual-normatif, penelitian ini hadir sebagai kajian empiris yang mengungkap dinamika nyata proses internalisasi nilai moderasi dalam lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi, yang dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan dengan keterlibatan peneliti secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI dilaksanakan secara integratif melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, dengan menekankan nilai toleransi, keseimbangan (tawazun), dan keadilan. Proses internalisasi nilai dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan, serta pendekatan dialogis yang mendorong refleksi kritis peserta didik. Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa efektivitas pembentukan akhlak moderat bergantung secara simultan pada integrasi kurikulum, kompetensi pedagogis guru, dan kultur sekolah yang kondusif sebuah relasi triadik yang belum banyak dibahas dalam literatur PAI berbasis moderasi.
MODERASI ISLAM DALAM RISALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH KH HASYIM ASY’ARI: NILAI PSIKOLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Ahmad Adib; Zulfatul Mufidah
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.992

Abstract

Radikalisme keagamaan, intoleransi, dan degradasi karakter peserta didik di era digital merupakan persoalan mendesak yang belum terjawab secara memadai oleh pendekatan pendidikan Islam yang bersifat kognitif-normatif semata. Penelitian terdahulu tentang moderasi Islam dan pendidikan karakter masih bersifat umum dan belum mengintegrasikan dimensi psikologis secara eksplisit. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep moderasi Islam dalam Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah karya KH Hasyim Asy’ari, mengidentifikasi nilai-nilai psikologisnya, serta menjelaskan relevansinya terhadap pendidikan karakter dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif-kepustakaan dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap sumber primer kitab tersebut dan sumber sekunder yang relevan, penelitian ini menemukan bahwa KH Hasyim Asy’ari membangun konsep moderasi di atas tiga pilar akidah, syariah, dan tasawuf yang diwujudkan melalui prinsip tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal. Keempat prinsip ini terbukti mengandung nilai psikologis konkret meliputi regulasi emosi, keseimbangan batin, empati sosial, dan kematangan moral. Temuan ini berkontribusi memperluas diskursus wasathiyyah dari ranah normatif-teologis ke dimensi pedagogis-psikologis, sehingga menjadikan pemikiran KH Hasyim Asy’ari sebagai kerangka pendidikan karakter yang holistik, adaptif, dan solutif terhadap tantangan generasi Muslim kontemporer
Konsep Pendidikan Karakter Islam: Relevansinya Terhadap Pendidikan Berkelanjutan SDG-4 (Pemikiran Sayyid Muhammad Bin Alwi Al-Maliki) Ikrimatul Maslamah; Zulfatul Mufidah
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 2 (2025): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7227

Abstract

This study explores the concept of Islamic character education in the thought of Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki and its relevance to Sustainable Development Goal (SDG) 4, which promotes inclusive, equitable, and quality education. The research aims to analyze how al-Maliki’s educational ideas—rooted in classical Islamic tradition—can contribute to addressing moral and character crises in contemporary education, particularly in the context of building sustainable and value-based education systems.Using a qualitative approach with a library research method, this study examines al-Maliki’s key works and supporting literature on Islamic education and global education policies. The analysis focuses on core values and educational strategies that he promotes to shape well-rounded individuals who are not only intellectually capable but also morally and spiritually grounded. Findings indicate that al-Maliki’s integration of ethical values and character formation aligns with the objectives of SDG 4, especially in fostering responsible, compassionate, and socially engaged learners. His educational philosophy offers a relevant framework for Islamic education systems seeking to elevate character development alongside academic goals. The study also underscores the potential of classical Islamic pedagogy to contribute meaningfully to global educational reform and sustainability discourses