Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi jagung (Zea mays L.) serta hubungannya terhadap pendapatan petani di Desa Nipa Kalemoan, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai. Jagung merupakan komoditas pangan strategis kedua setelah padi, dengan peran penting baik sebagai konsumsi rumah tangga maupun bahan baku industri pakan ternak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana (random sampling) terhadap 26 petani jagung. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb–Douglas dan regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas lahan (X1), jumlah bibit (X2), dan tenaga kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung, baik secara parsial maupun simultan. Variabel tenaga kerja memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan dengan luas lahan dan bibit. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi faktor produksi, khususnya pada ketersediaan tenaga kerja, menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas jagung di wilayah penelitian.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi petani dalam mengelola input produksi secara efisien, serta bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis, dan penguatan kapasitas petani. Dengan demikian, peningkatan produksi jagung di Desa Nipa Kalemoan diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Copyrights © 2026