Moh Ilham Ladonu
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG (Zea Mays L) DI DESA NIPA KALEMOAN KECAMATAN BUALEMO ipan ahaya; Dian Puspapratiwi; Trianto Enteding; Moh Ilham Ladonu; Claudia Juniar Monggesang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi jagung (Zea mays L.) serta hubungannya terhadap pendapatan petani di Desa Nipa Kalemoan, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai. Jagung merupakan komoditas pangan strategis kedua setelah padi, dengan peran penting baik sebagai konsumsi rumah tangga maupun bahan baku industri pakan ternak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana (random sampling) terhadap 26 petani jagung. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb–Douglas dan regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas lahan (X1), jumlah bibit (X2), dan tenaga kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung, baik secara parsial maupun simultan. Variabel tenaga kerja memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan dengan luas lahan dan bibit. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi faktor produksi, khususnya pada ketersediaan tenaga kerja, menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas jagung di wilayah penelitian.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi petani dalam mengelola input produksi secara efisien, serta bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis, dan penguatan kapasitas petani. Dengan demikian, peningkatan produksi jagung di Desa Nipa Kalemoan diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
MENILAI DAYA DUKUNG LAHAN TANAMAN PANGAN DIKABUPATEN BANGGAI LAUT Hidayat Arismunandar Katili; I Ketut Wicaksana; Trianto Enteding; Sariani Sariani; Moh Ilham Ladonu; Mihwan Sataral
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Banggai Laut pada tahun 2024, rata-rata sekitar 0,34%, harus diikuti oleh peningkatan ketersediaan pangan secara nasional. Pertanian dunia abad ke-21 akan berlangsung dalam tekanan tantangan yang terus meningkat. Salah satu penyebab utamanya adalah pertumbuhan penduduk, yang pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 8,5 miliar. Dengan demikian, perlunya kajian daya dukung lahan untuk swasembada pangan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan daya dukung lahan (DDL) dan daya dukung wilayah pertanian (DDWP). Pendekatan ini yaitu membandingkan ketersediaan lahan dan keutuhan lahan yang diestimasi berdasarkan jumlah penduduk dan kebutuhan fisik minimum (KFM). Hasil penelitian diperoleh bahwa daya dukung lahan pertanian tanaman pangan Kabupaten Banggai Laut dari beberapa komoditas tanaman pangan  seperti jagung, kacang tanah, ubi jalar dan talas telah diperoleh hasil  (SL < DL). Tanaman pangan di Kabupaten Banggai Laut, diperoleh hasil yakni (ℓ < 1), yang berarti, wilayah tersebut tidak mampu melaksanakan swasembada pangan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar atau acuan bagi pemangku kepentingan agar dapat meningkatkan luas tanam komoditas pangan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam berswasembada.