Transisi dari pendidikan prasekolah ke Sekolah Dasar memerlukan kesiapan belajar anak pada aspek kognitif, sosial-emosional, motorik, dan bahasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran orang tua dalam memberikan stimulasi multisensori berbasis rumah untuk mendukung kesiapan belajar anak. Kegiatan dilaksanakan di SD NU Kota Metro dengan 43 peserta, terdiri atas 40 orang tua/wali murid kelas 1 dan 3 guru kelas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dilakukan melalui edukasi, workshop praktik stimulasi multisensori, dan pendampingan penyusunan aktivitas belajar di rumah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan SPSS versi 26 melalui uji Paired Sample t-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pemahaman peserta dari 30,51 pada pre-test menjadi 35,40 pada post-test. Uji beda berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah pendampingan, dengan nilai t = -3,560 dan p = 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa stimulasi multisensori berbasis pendampingan orang tua dapat menjadi strategi kolaboratif sekolah dan keluarga dalam mendukung kesiapan belajar anak pada masa transisi ke Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026